yog

Ini Dia Souvenir Oleh-oleh Yogyakarta yang Nggak Pasaran!

Siapa bilang souvenir atau oleh-oleh Yogyakarta hanya bisa berupa bakpia? Semakin banyaknya pengrajin di Kota Pelajar ini nyatanya memberimu beragam kerajinan pilihan lain untuk dijadikan oleh-oleh yang keren dan berkesan etnik buat kerabat maupun sahabatmu. Penasaran apa saja yang bisa kamu jadikan oleh-oleh Yogyakarta untuk orang-orang spesial? Coba pertimbangkan lima pilihan kerajinan di bawah ini:

Emblem Keraton dari Miniatur Jogja

Emblem oleh-oleh Yogya

Salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari Yogyakarta adalah keberadaan keratonnya yang masih lestari hingga kini. Bahkan ketika berkunjung ke kota ini, belum lengkap rasanya jika tidak singgah ke Keraton Yogyakarta. Nah, kamu bisa jadikan emblem keraton dari Miniatur Yogyakarta sebagai oleh-oleh khas untuk orang-orang kesayanganmu. Soal harga, oleh-oleh Yogyakarta ini bisa kamu dapatkan dengan Rp25.000 saja!

Wayang Kulit Mini dari Bimasakti Handycraft

Wayang memang selalu identik dengan Kota Pelajar ini. Memberi oleh-oleh Yogyakarta berupa wayang kulit mini pun akan langsung mengarahkan dari kota mana souvenir tersebut berasal. Apalagi, wayang mini seharga Rp60.00 dari perajin asal Bantul tidak terkesan kuno dan bermain di warna-warna yang menyala sehingga membuat penerimanya menjadi lebih ceria.

Baca juga: 5 Anting Unik yang Buat Gayamu Makin Stylish

Kalung Batik Origami dari Pituyog Batik

Batik tidak melulu manis dikenakan jika berbentuk pakaian. Sebagai oleh-oleh Yogyakarta, kamu bisa menjadikan kalung batik dari Pituyog sebagai pilihan. Kalung seharga Rp65.000 ini menjadikan kain batik yang dilipat bergaya origami Jepang sebagai liontinnya. Efeknya? Menggemaskan!

Lihat juga: Diby Leather dan Semangat Berkerajinan yang ‘Menular’ di Yogyakarta

Oleh-oleh Yogyakarta, Gelang Kulit dari Deiye Craft

Gelang yang terbuat dari kulit sapi asli ini akan semakin menguatkan kesan Yogyakarta dengan grafir kata “Jogja” di permukaannya. Meskipun terbuat dari kulit asli, harga yang perlu kamu bayar untuk menjadikan aksesori ini sebagai oleh-oleh Yoogyakarta yang satu ini cuma Rp40.000. Bermodel gesper, gelang kulit ini akan terpajang pas di pergelangan tangan siapapun karena lingkarnya bisa disesuaikan.

Baca juga: Kasih Hadiah Nggak Biasa? Kado Custom aja!

Tempat Kartu Nama dari Wayang Store

 

Tempat kartu nama memang terkesan menjadi oleh-oleh yang luar biasa. Namun, tempat kartu nama berdesain prajurit keraton barulah unik dan luar biasa. Kesan Yogyakarta yang kental bisa diperoleh dari kerajinan berharga Rp59.000. Ditambah lagi, jelas tempat kartu nama akan menjadi oleh-oleh yang fungsional bagi sang penerima.

Tidak salah jika Yogyarkata disebut sebagai salah satu kota seniman di Indonesia. Buktinya, di daerah ini kamu bisa menemukan banyak perajin yang membuat beragam kerajinan etnik dan khas yang siap diboyong untuk oleh-olehmu.

 

TEST
R.A-Kartini

Fakta Kartini yang Perlu Kamu Tahu (No.5 Bikin Kaget!)

Kartini disebut-sebut sebagai pionir penyetaraan kaum wanita terhadap kaum pria di Nusantara, kamu tentunya sudah tidak asing dengannya kan? Saking berjasanya perempuan yang bernama lengkap Raden Ajeng Kartini ini, tidak salah jika akhirnya di setiap tanggal 21 April, semua rakyat memperingatinya sebagai Hari Kartini. Namun, sebaiknya kamu tidak hanya mengenalnya sebatas nama besar, maupun buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”-nya yang begitu populer. Lima fakta seputar wanita hebat yang satu ini patut kamu pahami lebih jauh karena tidak semua orang tahu!

Kartini Jadi Nama Jalan di Belanda

jelajahi-empat-jalan-ra-kartini-di-belanda
Jalan Kartini di Belanda (Foto: KapanLagi)

Nama besar R.A. Kartini tidak hanya mengemuka di Nusantara. Kiprahnya yang besar karena membawa pencerahan terhadap kaum wanita untuk terus memperjuangkan hak-haknya juga diapresiasi oleh pemerintah Belanda. Di Negara Kincir Angin tersebut, bahkan kamu bisa menemukan empat kota yang memakai nama “R.A. Kartini” di salah satu sudut jalannya. Kota-kota yang memiliki jalan dengan nama Kartini, yakni Amsterdam, Utretch, Veerlo, dan Harleem.

Penerima Beasiswa dari Parlemen Belanda

Pada zamannya, hak wanita memang masih sangat terbatas, termasuk dalam soal pendidikan. Kartini yang memiliki otak cerdas dan berasal dari kalangan bangsawan pun hanya bisa mencecap pendidikan hingga umur 12 tahun di Europese Lagere School. Namun, kepintaran meman tidak dapat disembunyikan. Melihat kecerdasan dan kekritisan wanita asal Rembang Jawa Tengah ini, parlemen Belanda sempat menawarkan beasiswa baginya, walaupun tidak sempat dinikmati Kartini.

Baca juga: Diby Leather dan Semangat Berkerajinan yang ‘Menular’ di Yogyakarta

Meninggal Pasca-4 Hari Melahirkan

Melahirkan adalah salah satu kebahagiaan dan kesempurnaan terbesar bagi tiap perempuan, tak terkecuali bagi Ibu Kartini. Sayangnya, ia hanya bisa menatap wajah anaknya selama empat hari. Melahirkan Singgih atau RM. Soesalit pada 13 September 1904, anak lelaki tunggal dari perempuan tangguh ini harus berpisah dengan ibunya yang meninggal pada 17 September 1904.

Lihat juga: Lily Lamp Art, Menghidupkan Lagi Usaha Keluarga yang ‘Mati Suri’

Merupakan Pahlawan Nasional

Kemampuannya membawa pencerahan terhadap hak-hak kaum perempuan yang tertuang dalam bukunya membuang pemerintah ikut menghargai wanita yang satu ini. Tepat pada tanggal 2 Mei 1964, Kartini pun diresmikan sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia. Sejak saat itu pula, setiap tanggal 21 April yang merupakan tanggal lahirnya diperingati sebagai Hari Kartini.

Kartini Bukan Penyusun Habis Gelap Terbitlah Terang

Ketika menyebut buku Habis Gelap Terbitlah Terang, kamu pasti langsung mengaitkannya dengan sosok Kartini. Ya, buku ini memang dibuat berdasarkan isi surat-suratnya terhadap temannya di Negeri Belanda. Hanya saja, yang menyusunnya menjadi sebuah buku bukanlah Kartini, melainkan J.H Abendanon yang sempat menjadi Menteri Kebudayaan, Keagamaan, dan Kerajaan pada masa kolonial di tahun 1911. Dia jugalah yang memberi judul untuk buku tersebut.

Bagaimana, kamu jadi semakin tercerahkan setelah mengetahui berbagai fakta lain dari Ibu Kartini di atas? Kalau kamu sendiri, apa yang sudah kamu lakukan untuk meneruskan perjuangan Ibu Kartini ?

TEST
anting

5 Anting Unik yang Buat Gayamu Makin Stylish

Anting unik bisa menjadi aksesori yang paling nyaman dikenakan siapa pun karena tidak akan mengganggu aktivitas. Meskipun mungil, anting-anting nyatanya pula bisa membuat pesonamu semakin terpancar. Kesan gaya yang modis, namun tidak berlebihan pun bisa kamu peroleh dengan menyematkan aksesori yang satu ini di daun telinganmu. Nah, berikut ini lima anting berdesain unik dan ciamik dari Qlapa yang bisa siap membuatmu jatuh cinta!

Anting Bulu dari House of Rumantra

Anting unik dari House or Rumantra

Nuansa glamor akan kamu langsung dapatkan ketika menyematkan anting berdesain bulu burung ini di telinganmu. Cocok dipakai untuk berbagai perhelatan resmi, anting unik seharga Rp350.000 ini pun anti iritasi sehingga kamu tidak perlu khawatir tiap kali memakainya. Ditambah lagi, desainnya kian unik dengan tambahan lubang berbentuk hati di tengah bawah anting ini.

Baca juga: DIY Sandal Floral untuk Gaya yang Feminin dan Simpel

Triple Triangles Earring dari Hand2Ladies


Lengkapi gaya Bohemian favoritmu dengan anting berbentuk triple triangles dari pengrajin asal Sukabumi ini. Berjenis dangle, anting ini akan sangat puas untuk kamu yang memiliki wajah bulat maupun oval. Harganya pun tidak akan membuat kantong jebol karena hanya Rp60.000.

Lihat juga: Koleksi Passport Case Unik untuk Yang Hobi Taveling

Part of Puzzle dari Sinau Akasha Indonesia


Berbentuk potongan puzzle, anting kayu yang satu ini sangat cocok buat kamu yang menyukai gaya eksentrik. Anting ini pun siap dipakai tiap hari pun karena dilapisi oleh weather resistant coating yang membuatnya tahan cuaca. Soal harga, kamu cukup membayar Rp55.000 untuk sepasang anting unik ini, kok.

Anting Lonceng dari Explories Accessories


Pikat perhatian tiap orang dengan aksesoris unik dari pengrajin asal Bandung ini. Alih-alih menggunakan kayu maupun logam sebagai material dasarnya, anting seharga Rp40.000 ini terbuat dari keramik. Yang membuat keunikannya tidak tertandingi adalah desainnya yang benar-benar menyerupai lonceng yang dapat berdenting. Jadi, tiap kamu bergerak, orang-orang akan menyadarinya.

Baca juga: Lily Lamp Art, Menghidupkan Lagi Usaha Keluarga yang ‘Mati Suri’

Animal Earrings dari EVRIZ


Ini dia pengrajin super kreatif yang membuat beragam desain anting berbentuk binatang yang siap membuatmu tampil beda. Membuat antingnya dari clay, EVRIZ mematok animal earrings-nya dengan harga Rp55.000. Terjangkau, bukan? Salah satu antingnya yang paling imut dan menarik adalah anting stud berbentuk lebah yang membuat tampilanmu semanis madu.

Jangan lupa menyesuaikan pemakaian anting unikmu dengan kegiatan yang sedang kamu jalani. Dengan demikian, kesan modis tidak akan pudar dari penampilanmu!

TEST
eggs

So Cute! DIY Telur Paskah Unicorn

Berbicara soal hari Paskah yang ditunggu- tunggu oleh umat nasrani, dekorasi yang satu ini sudah pasti wajib hadir tanpa pengecualian. Identik dengan paskah, telur menjadi elemen pelengkap sekaligus ajang menguji kreativitas yang bisa menambah semarak dan keceriaan di hari Paskah.

Jika kamu sedang mencari inspirasi dekorasi telur Paskah yang super cute, unik dan menarik, kami punya jawabannya : DIY Telur Unicorns! Psst, kamu bahkan nggak harus menggunakan cat yang ribet loh. Yuk bertemu dengan unicorns lucu ini :

uni1

  • Beberapa butir telur
  • Hiasan bunga plastik berukuran kecil.
  • Kain flanel ( warna bebas)
  • Kain emas
  • Benang emas berukuran tebal.
  • Spidol warna hitam
  • Lem

Lihat juga: 5 Perabot Kayu untuk Percantik Rumahmu

Cara Membuat :

  1. Pertama-tama, buat beberapa tanduk emas unicorn sesuai jumlah yang diinginkan. Caranya :
  • Gunting kain flanel dalam bentuk segitiga kecil sesuai ukuran telur.
  • Gulung hasil guntingan hingga berbentuk corong kecil.
  • Isi bagian corong dengan guntingan kecil kain flanel hingga padat, lalu tutup bagian bawah dengan mengelem kain flanel di bagian dasar.
  • Lapis tanduk flanel dengan kain berwarna emas. Lem dengan seksama.
  • Rekatkan benang emas dengan pola bergulung dari bagian bawah ke atas.

uni 3

Baca juga: DIY Sandal Floral untuk Gaya yang Feminin dan Simpel

2.  Setelah merekatkan tanduk emas di bagian atas telur, gunakan spidol untuk menggambar mata unicorn sesuai gambar ataupun kreativitas kamu sendiri.

uni 4

3. Langkah terakhir cukup mudah, yaitu menata dekorasi bunga mini sesuka hatimu. Usahakan agar hasil akhir antara dekorasi bunga dan tanduk emas terlihat proposional.

Tips : Supaya telur paskah unicorn terlihat semakin menggemaskan, jangan lupa untuk mengecat alas telur dari karton dengan warna- warna menggemaskan atau wana pastel seperti baby blue atau pun pink. Selamat berkreasi dan selamat hari Paskah!

Source

TEST
sepatu pexels

Setiap Pria Wajb Miliki Jenis Sepatu Ini

Untuk urusan sepatu, wanita memang punya banyak pilihan. Namun bukan berarti kaum pria nggak diberikan sejumlah pilihan model sepatu. Nyatanya sebagai seorang pria, kamu juga punya segudang pilihan sepatu untuk melengkapi gaya berbusanamu supaya makin trendi dan kece. Nah, berikut ini adalah jenis-jenis sepatu pria yang wajib kamu punya supaya tidak salah gaya dan kostum dalam berbagai kegiatan dan acara. Check it out!

Sepatu Sport

sport
Buat kamu yang suka olah raga, sudah pasti harus punya sepatu jenis ini. Sepatu sport pun beraneka rupanya bergantung kegiatan olahraga yang kamu lakukan. Ada sepatu untuk lari, sepak bola, bahkan untuk main tenis! Nah, kamu pilih yang mana?

Baca juga: Biar Awet, Ini Cara Menyimpan Tas Kulit, Sepatu, dan Jaket yang Benar

Sneakers

sneakers
Kerap dikenal juga dengan sebutan kets, koleksi sepatumu belum lengkap tanpa sneaker. Untuk beragam acara nonformal, sepatu jenis ini memang teman paling tepat. Yap, sneakers akan membuat penampilanmu tampak kasual dan penuh gaya.

Wajib Lihat: 7 Produk Modern Etnik Handmade Ini Bisa Kamu Dapatkan dengan Harga Kurang dari Rp100 ribu

Loafer

loafer
Buat yang malas mengikat sepatu untuk hangout hingga acara semiformal, loafer adalah jawaban yang tepat. Jenis sepatu pria yang sering disebut sebagai slip on ini pun pantas kamu kenakan ke kantor dengan memilih bahan dan model yang sedikit lebih formal, sepeti loafer jenis moccasins. Dijamin, kamu bahkan betah seharian saat memakai sepatu jenis ini.

Lihat juga: Koleksi Tas Pria Ini Jangan Sampai Kamu Lewatkan

Boots

Sepatu boots

Cowok akan terlihat super maco ketika memakai sepatu jenis ini! Penggunaannya pun beraneka ragam. Kamu bisa mengenakannya untuk jalan-jalan bersama teman hingga memakainya untuk berbagai acara yang lebih formal. Saat bepergian ke daerah yang lumayan dingin, boots berleher sepatu panjang pun akan melindungi kakimu dengan sempurna.

Baca juga: Mr.Shoelaces, Bisnis Tali Sepatu dengan Omzet Hingga Rp80 Juta Perbulan

Pantofel

pantofel
Buat acara formal, serahkan pilihanmu kepada sepatu pantofel. Sepatu pria ini memang oke banget untuk menemanimu dalam kegiatan kantor maupun saat ke pesta. Pilihan modelnya pun beragam. Ada pantofel jenis oxford yang memiliki detail jahitan di bagian pinggir sepatu. Ada juga monk strap buat kamu yang malas mengikat sepatu, sebagai penggantnya jenis pantofel ini memiliki gesper rekatan untuk bukaan.

TEST
Cara Menyimpan Tas Kulit

Biar Awet, Ini Cara Menyimpan Tas Kulit, Sepatu, dan Jaket yang Benar

Cara menyimpan tas kulit! Siapa yang tidak bakalan kesal kalau menemukan tas atau sepatu kulit sudah rusak sebelum waktunya? Sebelum menyalahkan mutu dari produk kulit kamu, perhatikan dulu cara menyimpan tas kulit, sepatu kulit, dan jaket kulit tersebut. Apakah sudah benar? Yuk cari tahu cara menyimpan produk kulit agar tidak cepat rusak!

Cara Menyimpan Tas Kulit

Cara Menyimpan tas kulit
Produk tas kulit Dirby Leather
  • Jangan buang dustbag atau tempat penyimpanan tas yang biasa kamu dapatkan saat membeli karena berbahan khusus yang bisa melindungi permukaan tas kulit kamu.
  • Sumpal tas dengan kertas bekas atau busa berbentuk besar supaya struktur dan bentuk tas tetap terjaga dengan baik. Hindari penggunaan koran bekas untuk mencegah lunturnya tinta dan menodai bagian dalam tas.
  • Simpan tas di rak terbuka dengan ruang yang cukup agar tidak saling menimpa antara satu tas dengan lainnya.
  • Untuk tas yang disimpan di dalam lemari tertutup, ingat untuk membiarkan udara masuk ke dalam minimal sekali seminggu.
  • Jangan menyimpan tas dalam kondisi yang terlalu sempit atau bertindihan.
  • Simpan strap tas dengan cara melipat ke bagian dalam tas dengan rapi. Hindari menggantung tas karena akan merusak strap ataupun mengurangi kualitasnya.

 

Baca juga: Koleksi Passport Case Unik untuk Yang Hobi Taveling

 

Cara Menyimpan Sepatu Kulit

Sepatu kulit Cara menyimpan tas kulit

  • Selalu simpan di kotak khusus sepatu yang sesuai dengan ukuran sepatu tersebut.
  • Taruh silica gel di dalam kotak sepatu untuk menjaga tingkat kelembaban udara di sekitar
  • Jangan pernah menindih satu sepatu dengan yang lainnya.
  • Untuk boots, sumpal dengan kertas supaya menjaga bentuk boots kulit dengan baik.
  • Jauhkan dari daerah basah untuk menghindari tumbuhnya jamur.

Lihat juga: Kasih Hadiah Nggak Biasa? Kado Custom aja!

Cara Menyimpan Aksesoris & Jaket Kulit

Jaket kulit
Jaket kulit
  • Untuk aksesoris kulit baik jam tangan, gelang, dan lainnya, gunakan juga kotak khusus yang untuk menyimpan baik dengan cara diletakkan dalam kotak jam tangan atau dipajang terbuka di tempat yang aman.
  • Untuk tali pinggang, gunakan gantungan khusus untuk menjaga bentuk asli dan keawetan kulit tali pinggang.
  • Untuk jaket kulit, simpan di dalam lemari dan ingat untuk membiarkan adanya sirkulasi udara sesekali. Jangan membungkus jaket dengan plastik karena akan menghilangkan kelembaban dan mengakibatkan kualitas kulit rusak lebih cepat.
  • Masih untuk jaket kulit, jika diinginkan boleh menyumpal bagian lengan untuk menjaga bentuk asli jaket atau coat kulit kamu.
TEST
passport case

Koleksi Passport Case Unik untuk Yang Hobi Taveling

Kerap merasa ceroboh dan mengalami kesulitan tersendiri akibat pengaturan dokumen perjalanan yang sembarangan? Khususnya buat kamu yang senang jalan-jalan sampai ke luar negeri, bisa jadi karena pengaturan yang asal ini, kamu sering bingung di mana meletakkan paspormu, padahal sedang dibutuhkan. Yuk, sekarang mulai tertib mengatur dokumen-dokumen perjalananmu untuk traveling yang lebih menyenangkan. Caranya bisa dimulai dengan menaruh paspormu pada passport case yang tepat. Lima passport case unik di bawah ini dapat menjadi rekomenadi buatmu supaya dokumen jalan-jalanmu tersimpan rapi dan sedap dipandang.

Passport Case Custom dari Mr Beard Handmade

Tempat paspor akan lebih cantik apabila sesuai dengan gayamu dan pastinya jadi tidak mudah tertukar. Mr Beard Handmade adalah jawaban buat kamu yang ingin memiliki passport case custom dari kulit asli. Kamu bisa menentukan sendiri desain untuk tempat paspor seharga Rp285.000 yang memiliki slot untuk paspor dan boarding pass ini.

Lihat juga: Merchandise Star Wars Handmade Ini Wajib Kamu Koleksi

Tempat Paspor Girly dari My Own

Buat para perempuan penjelajah, tempat paspor dari pengrajin Bali ini pastinya memikat hatimu. Didominasi nuansa pink dengan karakter yang menggemaskan, passport case ini bisa kamu peroleh dengan harga hanya Rp50.000. Paspormu akan aman di  dalamnya sebab passport case ini bersifat waterproof.

Dompet Paspor dari Bukuku

Tunjukkan keindonesiaanmu dengan memiliki dompet paspor yang mengandung unsur kebudayaan Nusantara. Passport case dari Bukuku menampilkan nuansa batik yang kental yang menjadikannya eksotis. Harganya pun ramah di kantong, hanya Rp65.000.

Passport dalam Passport dari Waton Merch

Supaya makin mudah menemukan paspormu dalam isi tas yang seabrek, kamu bisa menyiasatinya dengan menaruh paspor dalam passport case yang desainnya benar-benar mirip dengan paspor milikmu. Passport dalam passport berkualitas premium ini bisa kamu peroleh di Waton Merch dengan harga Rp345.000.

Lihat juga: Kasih Hadiah Nggak Biasa? Kado Custom aja!

Travelling Passport Case dari Damathara

Biar semakin semangat untuk berkeliling dunia, kamu bisa memotivasi diri dengan menaruh paspormu dalam tempat berdesain perjalanan keren seperti produksi dari Damathara. Passport case seharga Rp300.000 seakan menunjukkan dirimu yang memang hobi travelling ke berbagai sudut Bumi.

So, passport case mana yang menurutmu paling cocok untuk kepribadianmu yang senang traveling? Yang jelas dengan tempat paspor yang unik, acara jalan-jalanmu akan lebih aman dan menyenangkan.

 

TEST
IMG_1770 resize-01

Mbah Sakuyup, Penyedia Jimat Solusi Hidup Online Pertama Di Indonesia

Apakah kamu punya salah satu masalah di bawah ini?
– Pengen cepat dilamar pacar?
– Bosan dikatain jomblo karatan?
– Punya pasangan jelek tap hobi selingkuh?
– Sudah 1000 purnama tapi gaji nggak naik juga?
– Napas kamu berubah jadi lemak di badan? Pengen cepet kurus?

Kalau iya, jangan khawatir! Solusi instannya sesungguhnya ada. Jika ditelusuri ke akarnya, nusantara Indonesia sebenarnya telah menyediakan solusinya, berupa jimat yang secara turun-temurun telah digunakan untuk berbagai persoalan.

Qlapa sebagai ecommerce yang secara khusus menjual berbagai produk kerajinan handmade Indonesia, hari ini secara resmi menyambut seller pertama yang menjual jimat secara online di platformnya. Adalah Mbah Sakuyup, seorang praktisi kebatinan yang dikenal dengan berbagai jimat buatan tangannya yang siap menyediakan solusi dari berbagai masalah konsumen.

“Jimat adalah bagian penting dari kebudayaan yang membuat Indonesia menjadi unik. Dan karena sistem pembuatannya dilakukan secara handmade, saya rasa ini mencerminkan nilai Handmade dan Indonesia, yang dimiliki Qlapa,” ujar Benny Fajarai, CEO Qlapa.

Toko virtual Mbah Sakuyup di Qlapa hari ini telah menjual 9 produk jimat, diantaranya Tusuk Gigi Anti Gendut yang terbuat dari akar pohon jati yang tumbuh di kuburan keramat. Sabun Antiselingkuh, Bedak Naik Gaji, Peti Cepat Kaya, Batu LDR Lancar, Larutan Percaya Diri, Pasir Antimaling, Cincin Super Kuat, dan Dupa Aroma Pemikat Hati. Semua produk yang dibuat Mbah Sakuyup dibuat secara handmade dan menggunakan bahan-bahan baik yang alami maupun yang gaib. Kesembilan jimat buatan Mbah Sakuyup telah melewati proses kurasi dan survey yang mewakili problem terbesar masyarakat Indonesia.

Animo masyarakat pun cukup besar terhadap penjualan jimat online ini. Terbukti dengan respons berupa review terhadap produk jimat di halaman toko virtualnya di Qlapa.

Hasil penggunaan jimat peti cepat kaya
Hasil penggunaan jimat peti cepat kaya

“Luar biasa sekali. Saya memasukkan 100 ribu setiap hari; hanya dalam waktu seminggu, uang saya sudah menjadi 700ribu!. Terimakasih Mbah!,” tulis Budi Serbet, salah seorang konsumen yang mencoba jimat Peti Cepat Kaya.

Cara menggunakan Tusuk Gigi Antigendut_
Cara menggunakan Tusuk Gigi Antigendut

Pembeli lainnya yang sudah mencoba produk Tusuk Gigi Anti Gendut juga menuliskan “Saya sudah menggunakan tusuk gigi ini selama sebulan. Puji syukur setiap kali makan saya selalu emosi dan akhirnya ga nafsu makan. Berat badan saya sudah turun 14kg,” ungkap konsumen lain bernama Dewa Persik.

Kehadiran produk jimat di Qlapa diharapkan dapat menjadi sebuah gerakan untuk terus menggali kearifan lokal berupa kerajinan tangan handmade khas Indonesia agar menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

TEST
template blog

Mr.Shoelaces, Bisnis Tali Sepatu dengan Omzet Hingga Rp80 Juta Perbulan

Belum genap 2 tahun berdiri, produk dan performa brand asal Bandung, Mr. Shoelaces sudah mencuri perhatian para pencinta sepatu di Indonesia. Seperti apa cerita di balik pembuatan tali sepatu ala Mr. Shoelaces? Simak obrolan kami dengan Budi Nurcahyo, owner dari Mr. Shoelaces, Qlapa Seller of The Month bulan ini!

Toko virtual Mr.Shoelaces di Qlapa (Dok. Mr.Shoelaces )
Toko virtual Mr.Shoelaces di Qlapa (Dok. Mr.Shoelaces )

Halo Mas Budi, selamat ya karena telah menjadi Qlapa Seller of The Month. Ceritakan dong pengalaman selama berjualan di Qlapa!

Terima kasih! So far kami sudah jalan 2 tahun di Qlapa. Awalnya kami hanya jual tali kulit aja di Qlapa. Baru akhir-akhir ini kita sering upload yang tali lilin sama sepatu juga. Dari segi promosi Qlapa sangat membantu. Selain itu karena Qlapa memang khusus untuk jual kerajinan tangan jadi lumayan sangat membantu kami di sisi penjualan juga.

Baca juga: Koleksikikie, Brand Aksesoris yang Lahir dari Ibu Rumah Tangga

Apakah Mr. Shoelaces punya strategi khusus dalam memasarkan produknya secara online?

Karena kita jualan online, customer tidak bisa merasakan sendiri barangnya seperti apa.  Otomatis dia cuma lihat dari foto, dari situ kita harus coba tunjukin detailnya dari kerapihan juga.  Untuk itu buat foto yang detail dan atraktif,  jadi customer tertarik dengan tampilan produk kita. Yang kedua, setiap marketplace beda-beda treatment-nya, kalau bisa pasang iklan atau cari strategi lain untuk meningkatkan penjualan.

Sebagai Seller of the Month, ada tips yang bisa dibagi ke seller lain di Qlapa?

Kalau berjualan di Qlapa jangan lupa untuk share ke orang-orang lain juga. Sering update produk dan lakukan pengiriman dengan cepat. Sebisa mungkin pengiriman jangan lebih dari 1×24 jam. Karena SOP kami sendiri satu hari bisa sampai beberapa pengiriman pick up. Sampai jam setengah 9 malem kami juga masih kirim. Oya kalau di Qlapa usahakan foto harus lebih bagus.  Jangan lupa tingkatkan kreatifitas dan jangan pernah menyerah.

Tali Sepatu Kulit (Dok. Mr Shoelaces)
Tali Sepatu Kulit (Dok. Mr Shoelaces)

Wah senang rasanya kalau Qlapa bisa membantu pengrajin lokal. Ngomong-ngomong bagaimana ceritanya membangun brand ini?

Mr. Shoelaces berdiri tahun 2015 di Bandung dan diawali dari usaha sepatu. Awal membuat tali sepatu lilin dan kulit ini adalah permintaan khusus konsumen. Dari situ baru muncul ide untuk (secara khusus membuat) tali kulit dan lilinnya. Awalnya baru beberapa warna seperti hitam dan  coklat. Lama kelamaan karena banyak permintaan sampai saat ini sudah ada 132 sku untuk jenis tali lilin dan kulitnya.

Siapa partner Mas Budi membangun brand ini?

Bersama adik saya, karena memang dari usaha sepatu itu kan sama saya adik saya. Nah kalo sekarang adik saya lebih ke sepatunya. Saya lebih ke tali sepatu. Sekarang kita sudah punya tim yang jumlahnya 5 orang.

Kenapa tertarik memilih industri sepatu?

Soalnya kalau tali sepatu saya lihat masih sedikit pesaingnya. Bisa dibilang kami sebagai pelopor tali sepatu lilin dan kulit terlengkap di Indonesia. Ada kompetitor yang juga jual tali sepatu, tapi untuk variasi warna masih kurang lengkap. Sedangkan produk yang kami jual sangat lengkap pilihannya mulai dari warna, ukuran, dan jenisnya. Kami ada tali kulit, tali lilin. Tali lilin sendiri ada yang bulat, oval, yang flat. Macam macam jenisnya.

Oh begitu, berarti sekarang brand ini dijalankan secara bersamaan dengan brand sepatu yang sebelumnya?

Iya, tapi kalau sepatu kita bikin brand baru namanya MR. Footwear

Ada arti di balik brand Mr. Shoelaces dan Mr. Footwear?

Sebenernya MR itu dari nama CV kita sih yang artinya mitra. Nama CV kami kan namanya CV mitra bersaudara karena kebetulan kami semua saudaraan sih saya, adik saya, sepupu kami berlima sepupuan.

Berapa sih modal awal saat membangun Mr.Shoelaces?

Modal awal untuk merintis kurang dari Rp10 juta. Itu untuk produksi tali, packing, promosi, dan lain-lain.

Setelah hampir dua tahun ini berjalan, berapa omzet Mr.Shoelaces saat ini?

Untuk tali sepatu bisa Rp60-80 juta per bulan kalau untuk sepatu sendiri masih belum begitu banyak. Mungkin sekitar Rp20 hingga Rp35 juta per bulan.  Karena kan kami jual juga lewat reseller dan itu membantu sekitar 30% dalam meningkatkan penjualan.

Apa sih bagian paling menyenangkan dalam membangun brand Mr. Shoelaces?

Jujur saya sebelumnya kerja di asuransi di asuransi swasta selama 5 tahun. Kemudian saya memutuskan untuk berwirausaha di tahun 2016  di bidang sepatu dan tali sepatu. Kalau sebagai wirausaha, banyak sekali pengalaman baru yang saya dapat. Sangat berbeda dengan ketika saya bekerja swasta dan mendapat gaji setiap bulan.  Kalo wirausaha saya harus berjuang sendiri dan semua ditentukan oleh diri sendiri.

Mr.Shoelaces
Proses pembuatan tali sepatu (Dok. Mr.Shoelaces)

Wah menarik sekali, ngomong-ngomong berapa sepatu dan tali sepatu yang dihasilkan tiap bulannya?

Kalau untuk tali sepatu sekitar 3000-4000 pasang per bulan.  Sedangkan sepatu tidak terlalu banyak sekitar 30 sampai 40 pasang per bulan.  Karena brand sepatu ini kita baru mulali di bulan Desember, jadi masih baru.

Kalau boleh tahu dari mana biasanya Mas Budi mendapatkan bahan baku tali sepatu ini?

Bahan bakunya sendiri ada yang import dari China seperti untuk tali sepatu lilin dan ada beberapa juga yang dari pabrik di sini. Nah, kalau untuk yang kulit Biasanya kita beli kulit yang panjang lalu kita potong manual untuk talinya.

Baca juga: Lily Lamp Art, Menghidupkan Lagi Usaha Keluarga yang ‘Mati Suri’

Dari sisi daya tahan lebih kuat yang mana tali sepatu lilin atau yang tali sepatu kulit?

Dua-duanya sama-sama kuat dan tahan lama karena dari pemilihan bahannya sendiri seperti yang kulit, kami pilih kulit yang tebal. Selain itu kami juga bagian QC (quality control) untuk mengecek tali sepatu ini kuat atau nggak sebelum kami kirim ke konsumen.

Ohya, apakah saat ini Mr.Shoelaces sudah memiliki offline store?

Saat ini kami sedang mencoba sistem konsinyasi di Jakarta kita ada 2 (toko) dan di Surabaya ada satu.  Rencananya di tahun 2017 ini mau coba masukin barang ke Yogyakarta, Semarang, Bali, dan ingin menambah yang di Jakarta lagi.

Ada rencana atau harapan khusus yang ingin dicapai lima tahun ke depan?

Kami ingin membuat store offline di Bandung. Semoga dalam dua tahun ini bisa segera terealisasi.

TEST
diby 750_410

Diby Leather dan Semangat Berkerajinan yang ‘Menular’ di Yogyakarta

Seakan berlomba-lomba, Indonesia kini menjadi lahan yang subur bagi industri kreatif, termasuk untuk para pengrajin lokal. Produksi kerajinan berbahan dasar raw material seperti kain, kulit dan sebagainya mulai marak di produksi.

Terinspirasi dari seorang teman yang sudah terlebih melakukan usaha pembuatan tas kulit, Ayu merasa tertarik untuk mencoba bisnis ini, meski tanpa modal dan pengetahuan yang cukup tentang kulit. Ia beranggapan bahwa apa yang orang lain bisa lakukan, tentu pula dapat ia lakukan. Lalu kenapa tidak ia mulai saja bisnisnya sendiri? Kepada Qlapa, wanita bernama lengkap Bayu Ratna Dhini ini menceritakan lebih dalam perjuangannya mendirikan Diby Leather.

diby5
Ayu dan tas kulit dari Diby Leather

Belajar kulit secara otodidak

Sebagai kota dengan jumlah pengrajin yang cukup besar, Yogyakarta memang tak pernah kehilangan daya tariknya. Produk seni buatan tangan dari kota ini bahkan sudah banyak yang sampai ke dunia internasional.

Sebagai penduduk asli Yogyakarta, Ayu memiliki semangat juang yang sama. Ia beranggapan, persoalan memproduksi kerajinan apapun seharusnya bisa ia lakukan sendiri. “Yogya ini pusatnya para pengrajin. Aku berpikir, kalau temanku bisa buat sendiri kenapa aku enggak? Akhirnya aku coba belajar cara pembuatan tentang produksi kulit itu sendiri. Mulai dari bahan, pengrajin yang bisa diajak kerjasama dan lain-lain,” tutur Ayu.

Produksi Diby Leather dilakukan secara handmade
Produksi Diby Leather dilakukan secara handmade

Bermula pada tahun 2012, Ayu mempelajari banyak hal tentang industri yang digelutinya saat ini. Ia mengasah diri belajar teknik menjahit, membuat pola, hingga proses produksi. Sebagai entrepreneur, dari hal terkecil hingga terbesar dalam industrinya Ayu merasa harus menguasainya terlebih dahulu.

“Dulu modal awal itu nggak terlalu banyak. Mungkin sekitar Rp30 juta, itu juga sempat jual mobil hahahaha. Karena nekat aja, kita buat beli peralatan mesin jahit, mesin seset dan lain-lainnya. Karena modal kita terbatas, kita ngandalinnya sistem pre order dengan pembayaran di muka 50%. Nanti bisa kita putar buat membeli bahan-bahan. Sekarang, Alhamdulillah kita sudah bisa stock,” tutur Ayu.

Baca juga: Lily Lamp Art, Menghidupkan Lagi Usaha Keluarga yang ‘Mati Suri’

Setelah mempelajari teknik dasar, akhirnya Ayu memberanikan diri membeli beberapa mesin jahit untuk produksi. Ditemani suaminya, ia mendirikan Diby Leather. Sepintas jika kita membaca namanya terdengar lucu, Diby. Kamu ingin tahu apa arti di balik nama tersebut? Ayu menjelaskan, “Aku punya 2 orang anak, yang pertama namanya Dinda dan yang kedua namanya Baby. Kedua nama itu yang aku gabung menjadi Diby,” akui Ayu.

Diby Leather yang Tak Ingin Gadaikan Kualitas

Produk tas kulit Dirby Leather
Produk tas kulit Dirby Leather

Persaingan tentu terjadi di mana pun. Dalam hal ini, Ayu yang bersaing dengan para pengrajin besar di Yogyakarta, mengaku persaingan ketat ini justru menambah semangatnya.

“Yogya itu pusat kerajinan ya, dan banyak juga yang produksi seperti kami. Persaingannya ketat. Dari harga sudah bersaing, brand apalagi, juga harga produksi semua sudah naik. Kita harus lebih kreatif dan inovatif lagi,” ungkap Ayu. Meski banyak produk tas yang menawarkan harga murah, hal ini tak ingin dijadikannya sebagai srategi pemasaran.

Diby Leather menurut Ayu, sangat mengutamakan kualitas dan juga bahan produksi. Bahan dasar kulit ia beli langsung dari salah satu pengrajin di Jawa Timur untuk di samak (proses pengolahan warna). Sang suami membantu menyamak kulit, dan Ayu mengolahnya menjadi produk Diby Leather seperti tas, dompet dan lain-lain. Hal ini ia akui sebagai satu langkah memangkas harga produksi, dibanding harus membeli kulit jadi dari pengrajin.

Baca juga: Koleksikikie, Brand Aksesoris yang Lahir dari Ibu Rumah Tangga

Diby Leather memakai spesialisasi pull-up yang membuat produk lebih tahan lama. “Kalau untuk kulitnya sendiri kita pakai yang sudah matang. Kita pakai spesialisasinya pull-up. Kalau kulit matang itu kan dipakai dalam jangka waktu yang lama lebih awet,” jelas wanita kelahiran Yogyakarta, 18 Desember 1981.

Diby Leather

Dengan kualitas yang bisa diadu, Diby Leather menghargai produknya Rp 350 ribu hingga Rp 2 juta. Tas kulit yang dihasilkan kini dipasarkan di beberapa marketplace, termasuk Qlapa. Untuk toko fisik Ayu mengaku belum memilikinya karena toko online menurutnya lebih efisien. “Kita home industry, jadi kalau ada yang mau mesan, ke rumah aja juga bisa gitu hahaha,” canda Ayu.

Saat ini Diby Leather dikerjakan oleh 5 orang pengrajin, termasuk Ayu sendiri dan sang suami. Lebih dari 5 tahun berdiri, Ayu berharap produk yang ia hasilkan dapat merambah ke pasar ekspor dan dikenal di pasar internasional. “Kalau bisa enggak usah nunggu 5 tahun ke depan, harus bisa secepatnya,” tambah Ayu.

Diby Leather memiliki satu mimpi yang lebih besar, yakni menjadi brand yang mumpuni dan terkenal dengan produk mereka sendiri. Mengembangkan kerajinan asli Indonesia dari tangan pengrajin Indonesia. “Kita juga mau kembangkan ke yang lain. Misalnya kain-kain tradisional padukan dengan kulit. Walaupun itu sudah ada, tapi kita mau punya konsep seperti itu,” tutup Ayu.

TEST
liburan750

Tips Hemat Liburan Bersama Anak Patut Kamu Coba

Bagi keluarga muda maupun kamu yang tengah memiliki anak kecil, liburan sering kali terasa jauh. Ketika keinginan berlibur itu muncul, bayangan biaya yang membengkak pasti mengikuti dan akhirnya melunturkan niatmu. Ya, telanjur ada stigma bahwa liburan bersama anak akan membuat biaya menjadi sangat besar. Namun, apa benar demikian? Tidak juga kok. Dengan beberapa tips di bawah ini, kamu tetap bisa berlibur dengan si buah hati tanpa harus menguras isi dompetmu.

Lihat juga: Koleksi untuk Lengkapi Liburanmu!

Pesan Tiket dan Kamar Jauh-jauh Hari

Beli tiket jauh-jauh hari jika ingin hemat saat liburan bersama anak

Semakin dadakan liburanmu, bisa dipastikan semakin tinggi harga tiket transportasi maupun kamar hotel yang kamu peroleh. Karena itu jika memang hendak liburan bersama anak, persiapkan rencananya dengan matang sejak jauh hari. Dari beberapa bulan sebelum keberangkatan, pesanlah tiket moda transportasi yang kamu inginkan. Jangan lupa untuk reservasi kamar hotel yang sesuai budget.

Baca juga: Susah Tidur?4 Cara ini Mungkin Bisa Membantu

Hindari Peak Season

Kalau anakmu sudah berusia sekolah, mungkin waktu liburanmu mesti menyesuaikan dengan jadwal libur sekolahnya. Akan tetapi, kalau anakmu masih batita atau balita, jangan pernah sekali-sekali berlibur ketika peak season. Ambillah cuti dan pilih tanggal di mana antusias masyarakat untuk liburan sedang berkurang, sehingga acara liburan bersama anak akan lebih murah.

Lihat juga Pilihan Editor: Semua Di bawah Rp300 ribu

Siapkan Camilan yang Banyak

Ingatlah bahwa anak kecil itu mudah lapar dan sering sekali mengemil. Jangan terus manjakan dia dengan membelikan camilan di tempat liburan sebab harganya kerap lebih mahal. Cara terbaik adalah menyediakan ransum khusus untuk si kecil berisi beragam camilan kesukaannya. Setiap kali ia hendak jajan, kamu bisa memberikan camilan tersebut kepadanya. Dijamin liburan bersama anak jadi lebih hemat!

Baca juga: Modal Rp20 Ribu, Omzet Hibrkraft Kini Rp20 Juta Perbulan!

Saat Liburan Bersama Anak, Tak Mesti ke Taman Bermain

Standarnya orangtua biasa membawa buah hatinya ke taman bermain di suatu daerah yang menjadi destinasi wisata. Untuk tiket masuknya sendiri, bisa dipastikan akan memboroskan budget liburanmu. Kenapa tidak berpikir untuk mengajak buah hati ke tempat-tempat lain yang bisa dimasuki tanpa baya ataupun yang tiket masuknya lebih murah? Contohnya, kamu bisa mengajak si kecil berlibur ke alam maupun mengunjungi museum-museum yang unik.

Dengan empat siasat di atas, liburan bersama anak tidak akan lagi memberatkan karena ada beberapa biaya yang bisa dipangkas. Jadi, anggapan bahwa berlibur bersama buah hati itu boros banget itu terbukti cuma mitos

TEST
Frisky Ihrom Febianto, owner Lily Lamp Art

Lily Lamp Art, Menghidupkan Lagi Usaha Keluarga yang ‘Mati Suri’

Meneruskan bisnis keluarga sebenarnya bukan opsi pertama yang dipilih Frisky dalam berkarier. Namun krisis ekonomi global yang terjadi pada 2013 akhirnya membuat pria yang sempat bekerja sebagai travel agent ini memutuskan untuk kembali menghidupkan kembali Lily Lamp Art, usaha keluarga yang berbasis di Bali dan sempat gulung tikar.

Simak obrolan kami dengan Frisky Ihrom Febianto soal perjuangannya membangun Lily Lamp Art dari awal.

Workshop Lily Lamp Art
Workshop Lily Lamp Art

Halo Mas Frisky ceritakan dong, kenapa lebih memutuskan untuk melanjutkan brand Lily Lamp Art sendiri dibandingkan dengan karier yang sudah dijalani?

Pertama karena cita-cita idealis saya ingin jadi owner. Kemudian yang kedua, kasihan kalau (usaha ini) mati begitu saja. Saya bisa sekolah dan sampai sebesar sekarang karena usaha ini. Selain itu saya ingin nama Lily Lamp Art ini bisa sampai jauh. Jadi nanti saya bisa cerita ke anak-anak saya nanti tentang sejarahnya perusahaan ini.

Bisa dibilang Lily Lamp Art yang sekarang adalah yang versi baru, kalau boleh tahu, apa bedanya dengan versi sebelumnya?

Lily Lamp Art awalnya adalah bisnis yang berfokus pada penjualan wholesale and eksport yang sama sekali tidak menggunakan fasilitas online marketing untuk bisnisnya. Nah, saya berinisiatif untuk mengganti pangsa pasar, dan beralih ke penjualan melalui media pemasaran online (online marketplaces). Dimulai dari pembenahan branding, nama Lily Lamp Art diubah menjadi Lily Lamp Art Bali. Media sosial seperti Instagram dan Facebook mulai dibenahi, produk-produk baru mulai diproduksi, difoto, dan dipasarkan online.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Seluruh pengerjaan dilakukan secara manual (Foto: Dok. Lily Lamp Art)
Proses pembuatan lampu hias
Proses pembuatan lampu hias (Foto: Dok. Lily Lamp Art)

Apa yang membuat produk Lily Lamp Art berbeda dengan produk-produk lampu hias lainnya?

Lampu kami 100% handmade menggunakan bahan baku yang pada dasarnya adalah limbah dan merupakan salah satu pengganti ‘kayu bakar’ yaitu bagian klopping kelapa. Pemanfaatan bahan baku ini secara tidak langsung memberikan pendapatan tambahan bagi para petani kelapa yang banyak terdapat di Pulau Jawa dan Bali. Selain itu dari segi desain, dan yang ketiga saya sendiri merasa kalau barang itu nggak bagus, saya nggak akan jual. Jadi di sini pun kadang  saya overbudget. Karena kalau pas finishing itu kurang bagus, akhirnya saya ulangi lagi. Jadi kelebihannya adalah kami menggaransi bahwa produk kami memiliki standard yang bagus.

Ngomong-ngomong kenapa namanya Lily Lamp Art?

Ini diambil dari nama ibu saya, Lily. Menurut saya nama itu juga nggak jelek sih. Dan tentu saja nama itu menyimpan sejarah dan cikal bakalnya terbentuknya Lily Lamp Art.

Oke, lantas apa sih tantangan terberat dalam menjalankan Lily Lamp Art sekarang?

Karena saya take over benar-benar dari 0. Jadi semua saya jalanin sendiri, dari produksi, pemasaran. Akhirnya saya ambil beberapa orang untuk bantu-bantuin saya di pemasarannya dan produksinya. Jadi tantangannya sekarang adalah bagaimana membuat produk itu tetap bisa available. Selama ini kan kendalanya di ada PO (pre order), untuk antar ready stock-nya tuh susah. Karena kita juga harus handle untuk yang offline juga.

Siapa saja tim yang ada di Lily Lamp Art?

Ada tiga orang. Saya, Novy (istri), sama bapak saya masih bantuin. Jadi Novy lebih banyak ke pemasarannya. Dia handle marketplace mulai dari stocking, respon untuk pertanyaan sampai korespondensi ke beberapa hotel dan vila yang ada di offline. Saya sendiri handle produksi dibantu bapak saya.

proses 4

Berapa rata-rata produk yang dihasilkan dalam sebulan, dan kemana saja dipasarkannya?

Dalam sebulan kami bisa membuat hingga 100 buah lampu. Produknya kami jual di beberapa marketplace, salah satunya di Qlapa. Selain itu kami juga masih mengekspor ke beberapa langganan kami yang lama seperti di Jepang, Eropa, dan Australia. Sebelumnya memang kami lebih banyak ekspor, tapi saya melihat Indonesia sendiri termasuk negara yang konsumtif. Makannya saya getol banget fokus untuk bisa masarin produk ini dalam negeri. Yang eksport sih ada juga tapi cuma masih belum begitu saya fokusin sekarang, karena daya beli mereka juga masih belum stabil.

Kalau boleh tahu, berapa omzet Lily Lamp Art saat ini?

Dari marketplace kurang lebih Rp 5 juta, kalau dari offline-nya dari belasan sampe puluhan (juta).

Pengerjaan dilakukan dengan tangan (Foto: Dok. Lily Lamp Art)
Pengerjaan dilakukan dengan tangan (Foto: Dok. Lily Lamp Art)

Punya strategi online marketing khusus dalam memasarkan produk Lily Lamp Art?

Untuk online, selain kualitas dan desain (produk) kita juga harus tahu kebutuhan masyarakat apa. Yang pertama harga terjangkau, kedua kemudahan dalam bertransaksi, kemudahan dalam pengiriman, pengiriman bisa dari biaya dan ketepatan waktunya. Kami juga selalu posting di sosial media pribadi di mana produk kami bisa dibeli, japa kelebihannya, dan kalau sedang ada promo kami bantu posting juga.

Apa sih kendala yang paling dirasakan saat beralih ke pasar online?

Kendalanya itu membuat produk yang ramping tapi bagus. itu tantangan yang agak sulit. Karenakan masyarakat terbeban di ongkos kirim. Sebenernya produk kami banyak jenisnya, cuma karena size-nya cukup besar ongkos kirimnya jadi tinggi sekali pasti.

Terakhir nih, kira-kira lima tahun ke depan Lily Lamp Art sudah seperti apa, ya?

Target kami adalah punya toko lagi, bisa pameran di berbagai tempat. Suatu saat saya harus bisa untuk masuk dan memasarkan produk kami lebih luas lagi. Karena usaha ini challenge-nya beda dari usaha yang lain, sebab lampu dekorasi bukan barang primer yang orang butuh banget. Tapi bagaimana bisa menjual ini sebanyak yang lainnya. Itulah tantangannya.

Artikel lainnya yang mungkin kamu suka:

Koleksikikie, Brand Aksesoris yang Lahir dari Ibu Rumah Tangga

Diby Leather dan Semangat Berkerajinan yang ‘Menular’ di Yogyakarta

TEST